Rumah pokoknya, siapa yang tidak mengenal konsep ini? Konsep rumah pokoknya menjadi salah satu tren terkini dalam dunia arsitektur dan desain interior. Namun, seberapa banyak kita benar-benar mengenal lebih jauh tentang konsep rumah pokoknya ini?
Menurut Arsitek terkenal, Budi Santoso, rumah pokoknya adalah konsep rumah yang didesain dengan prinsip dasar kebutuhan utama penghuni rumah. “Rumah pokoknya mengedepankan fungsi dan kebutuhan pokok dari penghuninya. Sehingga, desainnya lebih simpel namun tetap nyaman dan fungsional,” ujar Budi Santoso.
Konsep rumah pokoknya tidak hanya tentang desain yang simpel, tetapi juga tentang keberlanjutan lingkungan. Menurut Dr. Haryanto, seorang pakar lingkungan, “Rumah pokoknya juga harus ramah lingkungan, menggunakan material yang ramah lingkungan dan efisien energi.”
Dalam konsep rumah pokoknya, penggunaan ruang sangat diperhatikan. Ruang yang ada di rumah pokoknya harus mampu memberikan kenyamanan dan fungsionalitas bagi penghuninya. “Ruang harus dioptimalkan sesuai dengan kebutuhan penghuni, tidak boleh ada ruang yang terbuang percuma,” tambah Budi Santoso.
Selain itu, dalam konsep rumah pokoknya juga diperhatikan aspek keamanan. Rumah pokoknya harus dirancang sedemikian rupa agar penghuninya merasa aman dan nyaman. “Keamanan adalah hal yang sangat penting dalam desain rumah pokoknya. Penghuni harus merasa aman di rumahnya,” jelas Budi Santoso.
Dengan mengenal lebih jauh tentang konsep rumah pokoknya, kita dapat memahami bahwa rumah pokoknya bukan hanya tentang desain yang simpel, tetapi juga tentang fungsionalitas, keberlanjutan lingkungan, penggunaan ruang yang optimal, dan keamanan penghuni. Rumah pokoknya adalah rumah yang memenuhi kebutuhan pokok penghuninya, tanpa harus berlebihan.